Potret Pabrik Rudal Korut, Kim Jong Un Perintahkan Peningkatan Produksi 2026
Corewide Newsroom
Penulis
Korea Utara kembali memamerkan aktivitas industri militernya setelah media pemerintah KCNA melaporkan kunjungan Kim Jong Un ke fasilitas produksi senjata. Dalam kunjungan tersebut, Kim memerintahkan peningkatan produksi rudal dan amunisi guna memenuhi kebutuhan pasukan rudal dan artileri negara itu pada 2026.
Pernyataan resmi menyebut peningkatan kapasitas produksi diperlukan untuk memperkuat daya tangkal militer. Dalam beberapa bulan terakhir, Pyongyang juga mengeklaim telah melakukan uji coba penting pada teknologi roket berbahan bakar padat, yang dinilai mempercepat kesiapan sistem rudal balistik jarak jauh.
Laporan kunjungan pabrik biasanya disertai foto‑foto fasilitas, mesin, dan pekerja, yang dijadikan alat pesan politik ke publik domestik sekaligus ke dunia internasional. Bagi Korea Utara, produksi massal rudal bukan sekadar kebutuhan teknis, tetapi juga sinyal bahwa program persenjataan akan terus diprioritaskan di tengah sanksi dan ketegangan global.
Di sisi lain, peningkatan produksi rudal berpotensi memicu eskalasi regional. Negara‑negara tetangga dan Amerika Serikat memantau ketat perkembangan ini, terutama terkait kemampuan rudal jarak jauh dan integrasinya dengan teknologi yang lebih canggih.
Komentar
Silakan masuk untuk mengirim komentar.
Masuk AkunBelum ada komentar.

